PUISI 2
teruntuk daun kecil penebar teduh
Dua insan asing bersua,berucap rangkai kata Perlahan dekat
hingga sekarang lebih dari saudara
Kau ini, Si kecil yang pandai mnapat atensi
Daunku,anggrek ini tidak tahu bagaimana harus menyebutmu
apakah daun kecil hijau muda cocok untuk mu?
ketika insan mengindramu,sejuk merebak,merasuk sanubari
Berapa tirta fajar yang hinggap padamu?
Namun sekarang ada satu tirta yang ku asa sanggup membuat daunmu terus berpendar hijau cerah.
Aku ingin menjadi tirta
yang menemani sang daun kecil hingga hijau sempurna
menjadi kawan pengarung masa,
meski ku tau ini tak lebih dari virtual buana

Komentar
Posting Komentar