PENGALAMAN 2
Pintu Kaca di Bandara
Peristwa ini aku alami seminggu sebelum Hari Idul Fitri setahun yang lalu. Saat itu pamanku dari Palembang mengabarkan akan pulang untuk berlebaran di rumah nenek di Pekanbaru.
Kebetulan aku,ayah,ibu,kakak,dan adik masih tinggal serumah dengan nenek. Pada hari yang ditentukan, kami sekeluarga menjemput paman di bandara. Jadwal kedatangan pesawat dari Palembang pukul 19.00.
Kami sekeluarga agak tergesa-gea karena tidak ingin paman terlalu lama menuggu di bandara. Begitu sampai di bandara, aku berlari-lari kecil paling depan dengan harapan dapat menyambut paman sekeluarga lebih dahulu. Akan tetapi, saat melewati pintu masuk utama bandara, aku menabrak pintu kaca! Pintu kaca itu sangat bening sehingga tida terlihat oleh ku dan aku tabrak. Aku tidak menyangka kalau ada kaca di situ. Ku pikir pintunya telah terbuka.
Beberapa orang yang melihat kejadian ini tertawa terpingkal-pingkal. Ayah,ibu,kakak, dan adikku juga menertawakan ku. Aduh betapa malunya aku saat itu!
Komentar
Posting Komentar